Sunday, December 29, 2013

Jurnal Porseni




            Huwoohh.. Porseni pertama hujannya deras banget. Bikin malas ke sekolah! Tapi sayang kalo dilewatkan. Ini kan porseni terakhir. Gue udah siap berangkat dari dua jam yang lalu sih, tapi tunggu hujan berhenti dulu. Katanya pembukaan porseni dimulai pukul 07.00 nyatanya dimulai pukul 09.00!
Disini dan cerita kedepannya nama gebetanku disamarkan saja jadi LUPUS. Berhubung gue suka karakternya dalam film ‘Bangun Lagi Dong Lupus’. Saat masing- masing kelas berbaris dengan kelasnya, si Lupus ini terihat kece banget dengan baju kelasnya yang berwarna merah.
Pertandingan pertama Lupus, voli, melawan kelasku. Tapi gue tidur di kelas jadi ngga nonton. *satu kesempatan lewat.

Friday, December 20, 2013

REVIEW FILM : FROZEN


          Film disney ini diputar bulan lalu di bioskop. Tapi aku ngga sempat nonton. Jadi aku coba cari di ganool.com meski ngga ada subtitlenya. Aku coba cari di subsecene, tapi belum tersedia. Jadi nonton dalam bahasa Inggris sajalah. Meski hanya sepatah- patah kata yang aku mengerti.
          Frozen ini mengisahkan tentang dua bersaudara yang bernama Anna (Kristen Bell) dan Elsa (Indina Menzel). Elsa ini mempunyai kelebihan (yang dianggapnya sebagai bencana). apapun yang disentuhnya berubah menjadi es. Gara- gara sewaktu kecil, Elsa mengajak adiknya bermain dengan kekuatan yang dimilikinya, namun terjadi kecelakaan sehingga Elsa trauma dengan kekuatan es nya itu. Semenjak itu, demi melindungi Anna, orangtua mereka mengurungnya di dalam kamar sampai dewasa. 

Thursday, December 19, 2013

Hate This Day. Lovely Day


          Dua Minggu yang lalu, FD ku rusak. Padahal itu FD 16G dan baru dibeli. Entah karena FD itu terkena virus (sering pindah- pindah, gara- gara mau copy film) atau itu FD palsu. Sepertinya alasan terakhir lebih masuk akal. Mengingat harganya tidak sebanding dengan memorinya.
          Karena yang pake terakhir itu Aziz, aku minta bantuannya supaya bantu perbaiki. Jadi FD itu terkunci secara otomatis, aku ngga tau kuncinya apa. Kita pun pergi ke lab. Komputer sekolah dengan Aziz yang sudah ganti baju pramuka dan aku masih pake baju olahraga. Enak aja pake celana,lebih bebas.

Thursday, December 12, 2013

4+ 1 = 5 Yang Bikin Madrasah Terlihat Beda dari Sekolah Umum


          Gue ngga bilang lho, kalo Madrasah (sekolah) itu yang paling baik. Cuma, kan ngga ada salahnya kalo gue mau banggain madrasah. Gue kan sudah enam tahun. Hehe. Tapi ini bisa dijadikan pertimbangan buat kamu yang baru mau masuk, atau yang sudah ada didalam supaya makin bangga. Hohoho...


Monday, December 2, 2013

REVIEW : Nick Santino and The Northern Wind


Ini masih ada kaitannya dengan postingan kemarin. Setelah ARTTM bubar, tidak membuat Nick meninggalkan karirnya di dunia musik. Tapi berkarir solo, namanya 'Nick Santino and The Northern Wind'. Lagu di album ini beraliran country, meski baru empat lagu yang dirilis, semuanya enak untuk didengarkan.

Saturday, November 30, 2013

I'm Rocketeers of A Rocket to the Moon. Are you?


Ini band yang sampai kapanpun gue suka. A Rocket to the Moon.
Band ini dibentuk oleh Nick Santino pada tahun 2006. Sebelum itu, dia bergabung dalam band lokal bernama The Bad Year dan The Midway Class, saat dia masih sekolah. Kemudian pada tahun 2008, dibentuklah band A Rocket to the Moon ini. Dengan mengumpulkan Eric, Andrew, dan Justin. 

Tau Fueled by Ramen kan? Nah, A Rocket to the Moon (ARTTM) ini berada di bawah asuhannnya.

Monday, November 18, 2013

Ciee yang (katanya) Sudah Dewasa

Kamis, 14 November 2013

            Wah, wah, wah. Sudah dipertengahan bulan tapi baru bikin postingan baru. Sengaja, sengaja. Supaya kalian rindu. Haha.
            Besok gue ulang tahun. Tapi ini akan menjadi ulang tahun tersuram sepanjang hidupku. Umi, kakak sama adikku pergi ke Soroako untuk menjenguk tenteku yang sakit, dan sekalian berlibur. Pengen ikutan tapi gue sekolah.
            Sebelum pergi sekolah. Gue sudah bilang, “umi jangan pergi dulu ya. Tunggu aku pulang”. Umiku mengiyakan. Setelah pulang foto studio, sebenarnya gue ada les jam 5. Tapi karena mau lihat umi dan saudara- saudaraku berangkat, gue nggak pergi. Untung saja terkejar. Gue pun ber da-da ria sama mereka. Rasanya sedih sekali, ditinggal sama mereka. Khususnya umi dan adikku, padahal besok gue ulang tahun. Sigh.
            Setelah mengantar mereka dari pintu pacar pagar, gue kembali ke kamar. Nonton TV. Kayaknya gue agak sakit lain- lain. Maksudku, kepala dan badanku sakit, tapi berbeda dari biasanya. Gue mulai mengingat- ingat seharian ini makan apa saja. Bakso, dua kali. Saat jam istirahat dan jam 3. Ngga heran kalo gue sakit lain- lain.
 Malam ini pun tak ada tanda- tanda bahwa gue bakalan terima kejutan dari Abi atau adikku. Biasa saja. Seperti malam- malam kemarin. Cuma lebih sepi. Sigh.
Maka dari itu, gue tidur lebih awal.

Friday, October 18, 2013

Apa Kabar Tuan Tentacles?

Rata- rata orang kalo ditanya tokoh yang disukai di Spongebob Squarepants, pasti jawabnya Spongebob. Kalo gue sih lebih suka Squidward. Suka aja lihat ekspresi wajahnya yang datar, selalu sial, pemarah, aneh, karya seninya yang kacau dan dialognya juga lucu. Hahaha...
Dia juga mempunyai beberapa panggilan seperti Hidung Besar, Tuan Tampan, Squidward Tennisballs, Squidward Tortellini, Squid Cakes, Old Man Squidward. Selain itu dia sempat memelihara keong cantik bernama Snellie untuk mengikuti lomba antar keong di Bikini Bottom. 
            Sebagai penghormatan kepada tuan tentacles, gue bahas dikit tentang dia. Ia dikit, ngga mau panjang- panjang. 

1. Barang- barang Squidward Tentacles


Yah, bisa dikatakan teman yang paling ideal bagi Squidward adalah clarinetnya


Lukisannya yang berjudul "Tampan dan Berani"

Squidward dan ketenangan

Rumah Squidward terletak di antara rumah Spongebob dan Patrick. Rumahnya menyerupai moai Pulau Paskah, 122 Conch Street. Rumah Squidward pernah memenangkan penghargaan dan masuk tv dalam acara 'House Fancy Prince of the Year' mengalahkan musuh bebuyutannya sejak SMA, Squilliam.



2. Squidward punya twitter
Iya! Dia punya twitter @Squidward tapi dia ngga update. Tweet terakhirnya aja waktu tanggal 26 Desember. Ada beberapa faktor yang menyebabkan Squidward ngga update. Akunnya di hack sama squilliam yang iri karena ngga punya twitter, sibuk jadi kasir di Krusty Krab, atau lupa password.

Thursday, October 10, 2013

#Mimpikawancut Ku yang Dulu Bukanlah yang Sekarang


Sekarang ini gue udah memasuki pertengahan umur 22 tahun. Ngga terasa ya? Rasanya baru kemarin gue berumur 17 tahun dan merayakan kelulusan. Saat masih pake seragam SMA, masih unyu, masih stres sama tugas- tugas sekolah, masih suka sama adik kelas...

Monday, September 30, 2013

Katakan 'Halo, Oktober'

Halo Oktober! Ayo, katakan sekali lagi bersamaku.

 Wah, sudah masuk bulan Oktober nih. Ada apa ya di bulan Oktober?
1.) Tanggal 4, Lomba Ekonomi Syariah
2.) Tanggal 5, MID Semester 
3.) Tanggal 21, Ada Aziz yang ulang tahun
4.) Lebaran Idul Adha
Cuma itu sih, yang baru terjadwal. Yang lain masih misteri.

Uhm. Trus..
*Kemudianblank


Thursday, September 26, 2013

Tuesday, September 24, 2013

Tomodachi di Omegle



Mau cerita tentang omegle lagi nih. Engg.. gambarnya ngga sesuai dengan judulnya emang. Tentang omegle, tapi malah merajut bunga untuk dipake di kepala. Tapi karena gue suka gambarnya, ini aja ya. Kalo ngga nyambung, di nyambungin aja.


Malam itu, sambil kerja tugas gue main Omegle. Mau berburu brondong- brondong bule. Biasalah, salah satu vitamin untuk otak *efek gabung di club brondong. Saat chat pertama-kedua dan seterusnya, para stranger yang gue dapat tuh hancur semua. Abstrud lah pokoknya. Ngga lama setelah nge-twitt, masuk mention dari Nina




Silih berganti orang- orang yang chat sama gue. Dan gue sudah mulai bosan dan capek. Capek? Iya. Bayangin aja, mengulang- ngulang kata yang sama dalam waktu yang singkat. "Oke, ini yang terakhir" pikir gue.

Friday, September 20, 2013

Puisi : Dunia Kita













Di dunia ketiga nanti

Alunan melodi ini akan mengiringi kita
Seperti not balok yang ada dalam nada

Di dunia ketiga

Tentu aku tak kan sendiri disana
Aku akan ditemani olehmu, tulang rusukku yang hilang
Dan engkau akan membawa teman kunang- kunang kecilmu beserta lentera di punggungnya sebagai penerang kita

Bersama mereka
Kita terbang menjauh dari duniawi

Menuju dunia ketiga yang tak kan dimiliki oleh siapa pun selain kita

*ditulis setelah kemarin belajar bahasa bikin tugas puisi

Wednesday, September 18, 2013

Masuk Toilet Cowok Aja Yuk

Kejadiannya udah agak lama. Lupa tepatnya. Saat ayah, gue, sama adik pergi ke salah satu mall di Makassar untuk ketemu penulis Khrisna Pabichara di gramedia. Sekitar jam setengah 5, adik gue mau pipis. Gue antarin deh ke toilet. 
Nah, sampai di depan toilet gue bingung mau masukin adik gue kemana. Adik gue cowok, masih bocah sih kelas 1 SD. 
"Udah, masuk toilet cewek aja dik, kakak temani ke dalam"
"Ngga mau lah kak, aku kan cowok"
Dia ingat rupanya.
"Kalo gitu masuk toilet cowok aja, tapi sendiri ya"
"Aku ngga berani.."
Sementara gue berfikir, adik gue kebelet pipis. Kelihatan dari mukanya. Gue juga udah diliatin dari tadi sama cowok karena berdiri di depan toilet wilayah mereka. Apa gue harus masuk? Terbesit pikiran seperti itu. Eh, tapi bukannya toilet cowok nggak pake pintu? cuma pake skat- skat gitu ya? Nanti keliatan dong. Apanya?

Sunday, September 1, 2013

Dia Kiper? Serius?


Dari judul di atas, sepertinya kalian kurang yakin kalo gue kiper ya. Baiklah terserah. 

Friday, August 16, 2013

Korban Cuci Foto

Beberapa bulan yang lalu, gue sama teman gue mau cuci foto. Setelah pulang sekolah, sedang kucel- kucelnya gitu. Sebelumnya kita belum pernah sama sekali ke sana, cuma dikasih tau. Kata temanku yang lain, biasa yang jaga bapak- bapak. Jadi, sampai disana kita celingak- celinguk gitu. Trus tukang cuci fotonya itu ternyata cowok, dua orang. Ada cewek juga sih. Tapi yang cowok ini mukanya masih anak- anak. Ngga bisa ditebak lah dia kelas berapa. Intinya mereka cakep.
                               
Selesai fotoku diatur untuk mau dicuci. Dia menoleh sebentar ke gue. Mimik muka yang cowok ini, kayak tahan ketawa gitu. Senyum- senyum ngga jelas. Dilihat seperti itu, gue periksa apa ada yang salah. Siapa tahu, kancing baju gue yang lepas atau gue yang terlalu kucel. Atau hatinya memang sedang senang saat itu. Ngga tau. Tapi gue cengengesan aja. Kebiasaan.

Tuesday, August 13, 2013

Mudik 7 Hari

Kalo tahun lalu aku lebarannya di Makassar, tahun ini kelaurgaku mudik ke Bantaeng. Tahun ini aku mudik menggunakan mobil yang atapnya terbuka. Bukan pickup dan bukan truk. Jadi selama perjalanan aku dengar lagunya A Rocket to the Moon- Going Out sambil angin tiup- tiup jilbabku. Aaahhh... indahnya duniawi. Tapi itu hanya bayanganku saja.
Kenyataan yang terjadi ialah aku duduk berdua sama kakak, di bagian paling belakang dan tergelap dan terkelam selama abad 21. Dihimpit oleh barang-barang di samping kiri, kanan dan belakang kepala selama empat jam. Trus pas didepanku ada nenek yang pake balsem. Oh, kill me now. Karena keadaanku yang begitu, aku pun muntah setelah lima tahun terakhir nggak pernah. Dan ini terjadi saat lagu Going Out diputar dan baru 10km dari rumah. Padahal segala macam doa sudah gue baca.

Saturday, August 3, 2013

Hello August, I Want this item! :3

 


#Kepingin topi Indian kayak gini. Duh, pasti unik bin keren nih. Tapi ngga yakin sih kalo gue pake bakal jadi keren.

Ekskul nih



            Waktu kelas 10 dulu, gue paling malas ikut ekskul atau club di sekolah maupun kegiatan di luar sekolah. Pokoknya, kalau jam pulang bawaannya langsung mau pulang. Sampai- sampai ada temanku yang penasaran dengan rumahku karena gue paling semangat pulang.
            Naik kelas 11, gue mulai berfikir. Kalau kelas 12 nanti sudah nggak bisa ikut organisasi lagi karena persiapan UN. Trus sayang banget kalau nggak ikut kegiatan apaun. Ikut ekskul? Enggak. Ikut club? Enggak. Ikut les? Enggak juga. Nah, apa dong? Masa selama 3 tahun nggak ngapa- ngapain? Ya, udah. Gue pun mulai mencari informasi tentang ekskul yang ada di sekolah.

  1. OSIS
Nah, ini nih. Ekskul yang tiap tahun peminatnya nggak pernah berkurang. Waktu kelas 10 sempat kepikiran mau masuk OSIS, karena ada senpai. Tapi nggak jadi. Lagipula jadi anggota OSIS itu sibuk banget. Bayangin biar hari Minggu atau tanggal merah kadang disuruh ke sekolah. Dan gue termasuk orang yang malas ke sekolah kalau hari libur. Apalagi kalau sekolah mau adakan acara, beuh. Jangan ditanya. Dan mereka punya jas OSIS yang keren. Naik kelas 11, gue sudah nggak tertarik untuk mendaftar jadi anggota.

  1. Pramuka
Di sekolah gue, pramuka termasuk ekskul yang populer. Peminatnya juga lumayan, terus sering adakan kemping- kemping gitu deh. Sering ikut perlombaan- perlombaan. Tapi gue nggak tertarik untuk mendaftar, soalnya sering kumpul sih.

Friday, August 2, 2013

Review Book : Les Miserables

Tahu Les Miserables?                         

            Iyain aja deh.

            Gini, awal gue tahu Les Miserables tuh dari luar negeri. Soalnya cerita les miserables ini udah sering diangkat menjadi pertunjukan teater di luar. Trus gue penasaran mau nyari bukunya. Pas lihat ke koleksi bokap, kebetulan bokap punya tuh buku. Baca deh selama 3 Minggu, cuy! Ngga usah heboh karena gue bacanya terlalu lama. Kan hidup gue ngga didekisikan untuk baca buku. Gue kan juga harus kerja PR dan ngaji (cailah), ditambah lagi bukunya yang setebal 689 jadi cucok deh.

Novel ini berlatar belakang di Prancis pada abad ke 19. menceritakan tentang seorang yang bernama Jean Valjean yang dipenjara selama 19 tahun gara- gara mencuri roti. Setelah bebas ia mau bertobat, tapi karena melakukan kesalahan kecil ia kembali menjadi buronan inspektur Javert. Lama kemudian, Valjean diangkat menjadi walikota di kota kecil karena menyelamatkan nyawa seseorang dan mengubah namanya menjadi Monsiur Madeleine. Tapi Javert masih tetap curiga padanya dan Valjean tetap menjadi buronannya.

Sunday, July 28, 2013

Malam yang Gaul



Waktu hari Sabtu kemarin, kita diundang buka puasa sekaligus merayakan sweeet seventeennya Dhinie. Kalau waktu kelas 10 dan kelas 11 aku jarang datang dalam acaranya teman- temanku. Pokoknya di kelas 12 ini semua acara temanku harus aku datangi. Apalagi kita kan sudah kelas 12. Besok- besok pasti sudah jarang kumpul lagi. Dan jangan sampai aku meninggalkan kesan “ngga usah undang Nabila, dia pasti nggak datang”. Duh.
            Tapi ini malah keseringan datang. Muehehehe.. Nah, karena acaranya ini dia mengundang semua temannya, mulai dari teman SMP, teman kelas 10 dan teman kelasnya sekarang. Kan bakalan rame tuh, jadi aku berangkatnya sama Tami. Nanti ketemu sama Ayu di sekolah.
            Setelah ketemu di sekolah, kita berangkat sama- sama naik angkot. Kita sempat memandang ke arah parkiran sekolah,
            “Kok banyak motor di sekolah?”
            “Nggak tahu. Mungkin motornya anak yang main futsal”
            “Kalo anak futsal bawa motor sendiri- sendiri, kita? Syukur- syukur kalo dapat tumpangan. Kalo enggak? Yaah.. naik angkot.”

Childhood Friends



            Pernah baca novel teenlit yang ceritanya tentang punya teman kecil yang lama nggak ketemu, trus sekalinya ketemu malah naksir. Gimana? Suka nggak dengan cerita kayak gitu? Dulu sih, iya aku suka baca tapi lama- kelamaan nggak suka baca teenlint gituan. Terlalu fiktif. Ya iya lah, aku kan nggak pernah ngalamin.
            Nah, pas beberapa hari yang lalu. Orangtuaku kasih tahu, kalo teman sekaligus tetanggaku yang dulu tapi pindah mau datang. Mereka pindah ke Jakarta. Dia mau mudik ke kampungnya trus mau singgah ke Makasaar dulu. Tetanggaku dulu itu, punya 3 anak tapi sekarang sudah 4. tiga- tiganya itu cowok. Anak yang pertama dan kedua, seumuran dengan kakakku. Sedangkan yang ketiga, dulu, masih bayi. Tunggu ya, mau flashback dulu.

Sunday, July 14, 2013

Review Film : World War Z



            Sebenarnya gue telat review filmnya. Banget. Malah mungkin udah nggak diputar lagi. Jadi selain Cuma menambah postingan, siapa tahu ada yang mau beli film  bajakan tapi nggak tahu mau film yang mana.

Setelah sekian lama gue membusuk di rumah akhirnya ada yang ngajak jalan juga. Kita berempat pun nonton di 21. Yang sedang main itu kan ada Cinta Dalam Kardus, World War Z, Refrain sama film horornya indonesia. Sebenarnya kita mau nonton Refrain atau apalah tapi filmnya udah tayang sejam yang lalu. Telat banget. Trus gue usul nonton World War Z, film tentang zombie- zombie gitu. Tapi semua pada nolak karena takut. Eh, akhirya semua pada nonton World War Z, soalnya tinggal itu yang belum main. Tapi semua ngga tahu kalau itu film yang gue usul tadi. Kita pun masuk.

            Nah, kan filmnya menegangkan banget trus sering bikin kaget. Hampir semua orang yang nonton teriak. Tapi ada satu adegan dimana gue berteriak seorang diri dan itu keras banget. Campur aduklah, disatu sisi takut dan disisi lain malu. Ya udah supaya gue ngga teriak lagi, gue pun gigit hape. Untung hapenya ngga sampai ketelan.

Cihuy Dapat Liebster Blog Award




            

 Waktu blogwalking beberapa hari yang lalu, gue lihat ada postingan tentang award isinya tentang pertanyaan- pertanyaan gitu. Sempat kepikiran untuk buat sendiri karena nggak ada yang ngasih. Tapi pada akhirnya ada yang ngasih juga. Hohoho.. orang itu ialah Ilham pemilik blog ATLANTIS. 

From : Ilham (ATLANTIS)

Peraturan :
  • Setiap blogger harus menjawab pertanyaan yang telah dikasih
  • Pilih 11 blogger baru untuk mendapatkan penghargaan dan link mereka ke dalam postingan
  • Buat 11 pertanyaan baru kepada blogger yang dipilih.
  • Kembali ke halaman mereka dan memberitahu mereka tentang penghargaan.
  • Setiap blogger harus ngeposting 11 fakta  tentang diri mereka sendiri.
  • Nggak ada tag balik


Uhm, 11 fakta tentang gue:
  1. Suka baca komik terutama detectiv conan sama hai miiko, novel terutama terjemahan, dsb.
  2. Di sekolah gue anggota KIR.(y)
  3. Nge-fans berat sama A Rocket to the Moon dan Hot Chelle Rae.
  4. Suka gambar, tapi tergantung mood sih.
  5. Punya impian ke raja ampat, Papua. >_<
  6. Suka warna biru sama hijau.
  7. Lagi seneng- senengnya belajar bahasa Jepang :D
  8. Suka lagu jadul barat
  9. Punya sahabat yang namanya kembar sama gue.
  10. Bangga sama jurusan yang gue ambil. IPS.
  11. Nggak suka kegiatan yang monoton.
  12. Suka berimajinasi. Dreamer juga.

Wednesday, July 10, 2013

Review : Tender Care

            Di bulan puasa ini gue mau merekomondasikan sesuatu. Yang cetaaarrr banget. Demi Tuhan!
            Sesuatu itu adalah...
            tender care

Tapi. Apa itu Tender Care?
            Tender Care itu produk Oriflame, yang tidak usah diragukan tentang kealamian produknya. Tender Care berfungsi dengan banyak manfaat. Seperti menyembuhkan luka kecil, dan menjadi pelembab bibir. Apalagi kalau yang sudah sampai pecah- pecah bahkan berdarah. Cocok banget deh! Apalagi kan ini bulan ramadhan. Dimana bibir kita sering pecah- pecah karena kering.
            Sebelumnya, Tender Care telah tersedia dalam 3 aroma. Yaitu rasa cokelat, Cherry dan nggak ada aromanya. Hehe. Tapi di bulan ini Oriflame mengeluarkan Tender Care Gift Box. Jadi, dalam satu box kecil itu tersedia 4 aroma baru: Caramel, Vanilla, Coconut dan Cherry. Oiya, Tender Care ini hadir dalam edisi terbatas.
            Begitu kotaknya dibuka langsung tercium aroma keempat- empatnya. Bagus banget dihadiakan untuk orang- orang tersayang. Harganya? Rp 179.000 tapi karena ini produk baru dan penawaran perdana, diskon 50% jadi Rp 89.000. meskipun kecil, produk ini bisa dipakai berkali- kali lho. Trus kan dalam satu box isinya empat tuh, patungan aja sama orang rumah. Hehehe...
            Kalau aku paling suka aroma Vanilla dan Cherry. Hohoho...

Saat Jerawatku Meletus..



            Peristiwa ini terjadi saat pelajaran Sosiologi. Dimana jerawatku sedang besar- besarnya. Sambil memperhatikan pelajaran, aku meraba- raba jerawatku yang bersampingan pas dengan hidung. Aku tahu itu kesalahan besar, tapi yaa.. karena lagi nggak ada kerjaan aja. Setelah aku pegang, kok ada darah. Aku pegang lagi, ada lagi. Aku pun minta tisu sama teman sebangku yang sedang serius abis.
            “Kamu punya tisu nggak?” *sambil berusaha menutup jerawat yang bersampingan dengan hidung.
            “Untuk ap.. ASTAGA NABILA, KAMU MIMISAN!!”
            “He? Bukan”
            “Ini, cepat pake tissu ku”
            “I.. iya. Tapi, ini bukan..”
                “Kamu izin aja ke UKS”
            “Ngg... Nggak usah”
Sambil mengangkat tangannya dia bilang “BU!”
Karena guruku ini serius banget, dia nggak dengar.
“BU! Nabila...”
Bu guru masih nggak dengar juga. Tapi beberapa teman menoleh, untuk mengetahui hal heboh apa yang terjadi. Mereka melihatku dengan rasa ingin tahu. Dilihat seperti itu aku pun bilang. “Ini bukan mimisan. Jerawatku pecah.”

Monday, July 8, 2013

Quotes #3



            Kalau kita belum sanggup secara sukarela mengajukan diri sebagai pemimpin suatu proyek, bersedialah menjadi pemimpin jika ditunjuk. Jangan pernah menolak kesempatan baik. Tanpa kita sadari, kesempatan seperti itu akan membangun kepercayaan diri. Itulah landasan awal yang penitng untuk menjadi seorang pemimpin.
(Dari buku Young On the Top)

Quotes #2



          Kebanyakan orang tidak percaya diri untuk menggunakan insting ketika akan mengambil keputusan. Insting terbentuk dari segala hal pengetahuan yang kita dapatkan sejak kita kecil. Baik itu ajaran orangtua tentang hal yang benar dan salah, maupun kegagalan dan keberhasilan yang telah kamu lalui.

Tuesday, July 2, 2013

Hal- Hal Kecil yang Membuat Jengkel



  1. Barang kita dipakai tanpa bilang- bilang.
  2. Kita capek- capek antri, eh malah diserobot orang.
  3. Belanja di minimarket. trus karena nggak punya uang kecil direlakanlah uang Rp300 rupiah itu. Tapi sekalinya kita kurang Rp300, dia malah ngotot banget.
  4. Orang yang keseringan ngaret. Padahal dia yang ngotot bilang On time.

Friday, June 28, 2013

Festival Jakor 2



            Jakor? Apa itu?
            Jakor itu Festival Jepang dan Korea. Acaranya berlangsung 3 hari dari jam 11 pagi sampai jam 8 malam. Di festival ini ada macam- macam merchidance. Tapi K-POP semua.
Jadi waktu tanggal 22 Juni, hari Sabtu. Setelah terima rapor, gue pergi GTC untuk menonton festival ini. Sebenarnya ini sudah hari keduanya. Gue hampir ngga pergi, soalnya jarak antara rumahku dan GTC ini jauuuuh banget. Sempat kepikiran kenapa acaranya bukan di MP atau Mari saja sih? Kan selain dekat dengan rumahku juga lebih strategis oleh angkot. Tapi katanya biaya festival di MP itu mahal! Ouch.
            Sepertinya yang lebih dominan disana itu Korea. Ada Jepang sih, tapi kebanyakan Korea. Contohnya saja aksesoris dan merchidancenya K-Pop. Padahal yang  paling gue cari itu aksesoris Jepang. Trus ada dance yang coverin lagunya AKB48 dan JKT48. Eh, temanku ada yang ikut dance ini lho. Ada cosplay One piece, Gaara, anime- anime, samurai X, dll. Disini juga banyak stan- stan seperti, JKT48, Super Junior, kartu Yugi-Oh, Mangaka, okonomiyaki, YUI. Itu aja sih yang gue ingat.

Monday, June 24, 2013

Liburan? No where- where


            Liburan nggak ke luar daerah/ kota? Sama dong. Gue tetap di Makassar, sebenarnya pingin sih ke Sorowako tapi tapi gue nggak nabung dari dulu. Naik bus saja uangku nggak cukup. Masa liburan nggak bawa uang? Jadilah gue seperti sekarang ini. Teman- teman pada kemana gue tetap disini. Mungkin kalau lebaran gue bakal mudik. Tapi masih lama sih, puasa aja belum.
Jadi gue berusaha untuk sekreatif mungkin supaya liburan gue nggak sia- sia. Seperti sering cari festival atau tempat- tempat yang seru tapi nggak perlu biaya yang besar. kayak ke pantai, buat lukisan di kanvas, bikin scrapbook, bereksperimen dengan makanan.
Tapi ada satu tempat yang nggak boleh gue datangi. MALL!. Tempat dimana uang paling cepat keluar tanpa terasa. Meskipun alasannya untuk lihat- lihat tapi pasti ada yang dibeli. Mungkin ini salah satu pembelajaran untuk gue kalau nabung itu bukan sekedar belajar berhemat. Tapi wajib!. Padahal gue sudah bayangin mau berenang di danau, keliling- keliling Sorowako. Aaaa.. Mauuu. Meskipun gue punya tante disana , tetap aja nggak enak kalau nggak bawa uang. Karena itu sama dengan gue minta dikasihani. Nggak banget.
Mungkin ada yang bertanya kenapa nggak minta sama orang tuaku saja? Karena gue sudah minta uang untuk beli buku saat book fairnya Gramedia. Masa minta lagi? Nggak bagus ah, minta lagi.

Catatan Tengah Malam


Sekarang ini gue sedang galau abis. Ini tentang pemain futsal itu. Apakah cowok ini sangat gue suka? Jawabannya tidak. Gue Cuma terlalu berlebihan memperhatikannya. Gue emang gitu. Mungkin kalau gue nggak begitu berlebihan, gue jadi biasa aja. Tapi gue pernah baca kalau suka sama seseorang jangan terlau suka. Begitu pun sebaliknya. Karena kalau begitu yang terjadi akan terbalik. Maksudnya suka jadi benci, benci jadi suka. Gitu. Trus?

Saturday, June 22, 2013

Percakapan Antara Pachan dan Usachan



Eh kemarin aku mentionan sama cowok itu lho...

Maksudnya Ikun? Ikun yang itu?


Yap.
Ciee... Ceritanya gimana kamu bisa suka dia?

Tuesday, June 18, 2013

Kena Bola Lagi

Ternyata adik yang cakep itu seorang pemain futsal. GLEK! Gue kan paling takut sama bola. Hampir semua bola gue sudah kena. Bola basket 2 kali. Yang pertama kena di perut, yang kedua kalinya kena muka gue. Tapi rasa sakitnya itu belum seberapa dibandingkan waktu kena bola kaki. Masih untung kalau bolanya terbuat dari plastik. Kalau karet? Mampus deh gue.
            Kejadiannya setahun yang lalu. Waktu itu, gue ikut diklat jurnalistik. Salah satu syarat untuk jadi anggota KIR. Sekitar jam setengah 4, gue pergi ke masjid sama adik kelas dan zulfah (yang sekarang jadi ketua osis). Pulang dari masjid, lapangan lagi rame- ramenya oleh anak futsal. Perasaan gue mulai ngga enak.

It's You

Minggu UAS kemarin, waktu hari Rabu. Gue, A sama H (karena tidak ikut menjadi sponsor blog ini, namanya disamarkan) mejeng di depan kelas. Kita lagi menunggu teman- teman untuk remedial bersama. Saat menunggu itu, A ditawari adik kelas untuk membeli bros jualan kakaknya. Tapi, dia menolak karena memegang alasan bahwa dia laki- laki. A menyarankan supaya menawari ke gue sama H. Dari awal gue sudah menggeleng dan mundur tiga langkah. Kemudian, dia pindah menawarkan ke H, ditambah dengan rayuan ala pedagang. Melihat H yang senang dengan rayuanya, si adik kelas ini semakin gencar.

            Merasa mengganggu dan terganggu, gue pun masuk ke kelas untuk belajar di pojokan. Eh, si H malah ikut. Adik kelas juga yang tadi ikut. Gue pun pura- pura membaca dengan serius. Si H malah ikut- ikutan membaca apa yang gue baca. Adik kelas itu terus memborbardir kita berdua lagi. Tapiii... si H ini, malah merespon adik kelas dengan main- main. Dengan cara menanyakan apakah ada warna lain? Yang buat siapa? Terus keuntungannya berapa? Ya ampun, kepo nih orang. Karena nggak konsen, gue lihat ke adik kelas yang memohon ke H supaya barangnya dibeli. Niatnya sih pengen marah dan mau usir. Tapi Gue mulai perhatikan cara dia ngomong, senyum dan ketawa. Dia cakep. Banget. OMG! OMG!

Sunday, June 16, 2013

Amicissimos Aeternum!

Ini tentang sahabat gue. Namanya Nabila, sama kayak gue. Orang- orang sering tanya “nggak bingung panggil nama yang sama?”. Nggak sih, biasa aja. Tapi kalau orang yang cerita tentang kita bingung. Haha. Tapi kita suka bingung kalau orang panggil nama Nabila. Nabila siapa? Gue atau dia?
            Oiya, kita ini sudah kenal sejak kelas 1 SD. Gue ngga tahu, sahabatan sama dia sejak kapan. Tapi gue baru sadar kalau kita sudah berteman selama 10 tahun. Lama ya?
            Meskipun waktu SMP kita sempat pisah sekolah, tapi SMA nya tetap sama- sama. Di MAN 2 Model Makassar. Madrasah Aliyah Negeri favorit di Makassar *promosi.
            Nabila ini anak IPA. Orangnya pendiam banget apalagi kalau sama orang baru kenal. Dia pintar bahasa Inggris *karena les dan hitung- hitungan dari SD, soalnya Ayahnya guru matematika. Dia juga seorang vegetarian dan lumayan update soal film dibanding gue. Nabila ini lahir 2 Desember 1995 *nyadar kalau gue lebih tua. Bergolongan darah AB dan bersifat melankolis. Dulu dia seorang anak K-Pop tapi kemudian hijrah jadi Directioners, terutama Niall. Dia juga anak paskibra yang ngga aktif. Lol.
            Nah ini Nabila yang satunya. Gue anak IPS, yang sampai kiamat ngga pernah suka sama pelajaran Kimia. Dulu gue pendiam banget kayak dia, tapi sekarang sudah enggak. Masih sih, dikit. Dari kelas 5 SD gue sudah mulai ngga bisa  matematika. Inilah awal penyebabnya sampai sekarang. Pelajaran yang paling gue suka itu bahasa Jepang dan yang paling gue nggak mengerti itu matematika dan bahasa Arab. Soal buku- buku terbaru, gue lumayan update dibanding dia. Gue seorang omnivora yang lahir 15 November 1995. Bergolongan darah O dan bersifat plegmatis. Selain suka menggambar, baca buku dan komik, gue juga anggota KIR yang agak aktif. Dulu sampai sekarang, gue bukan anak K-Pop. Tapi anak- anak barat gitu. Maksudnya musik.
            Kita sama- sama suka komik. Dan paling malu kalau difoto. Buktinya, sampai sekarang foto kita berdua hanya bisa dihitung dengan jari.

            Ini ceritaku. Apa ceritamu?


Jangan Seenaknya, Pak!

Konbanwa!
            Tanggal 3 yang lalu gue Ulangan Akhir Semester (UAS). Memang sih sudah berakhir ada rasa lega sedikir, tapi kemudian yang muncul malah perasaan dumba’-dumba’ (bahasa makassar: deg- degan). Gue takut kalau ada nilai yang nggak beres, yang menyebabkan gue tinggal kelas. Huhuhuhu..
            Jadi keesokan harinya setelah UAS berakhir, gue dan teman- teman ke sekolah untuk cek nilai. Semuanya gue rasa sudah aman termasuk matematika. Kecuali satu. Nilai al-qur’an hadis gue. Ckckck... *geleng-geleng. Soalnya kalau mau diingat- ingat, waktu MID gue remedial, trus ulangan harian remedial juga dan yang parahnya lagi gue ngga pernah menghafal. Mampus deh.
            Alasan gue malas, karena gurunya suka permainkan nilai. Dan pilih kasih. Trus kalau gue bertanya atau protes tentang nilai gue diabaikan! Puncak- puncaknya nih, pas gue remedial MID Semester II. Gue dan teman- teman yang remedial dikasih tugas buat soal tanya-jawab sebanyak 40 nomor dan harus dikumpulkan besok. Malamnya Disaat teman- teman sedang asyik main twitter sambil tiduran. Gue kerja gila-gilaan *lebay. Alhasil tinta pulpen murah gue habis dan tangan gue pun keriput.
            Besoknya gue taruh buku tugas di mejanya. Sudah lamaaaaaa banget di mejanya dan belum dikembalikan gue. Seminggu sebelum UAS, dia datang mengungumkan nama- nama yang tidak setor tugas. Termasuk nama gue. Gue pun protes.
            “Pak, saya sudah kumpul tugas!”
            “Mana? Ngga ada di meja saya.”
            “Sudah lama saya kumpulnya pak.”
            “Coba kamu cari di meja saya. Jangan kembali sampai kiamat kalau bukumu tidak kau temukan.”
Lalu dia bilang lagi *Sambil menepiskan tangannya, “pokoknya kalian sumbang sajadah saja untuk masjid.” Gue dongkol. Bukan karena gue ngga mau nyumbang, tapi kenapa ngga bilang dari dulu saja kek kalau penggantinya itu?! *sambil kipas- kipas berusaha memadamkan api yang sudah muncul di belakang punggung gue. 
            Setelah pelajarnnya berakhir, gue setengah berlari menuju mejanya, ruang guru. Dengan brutal gue mengobrak- abrik mejanya *lebay lagi. Untungnya gue dapat buku gue bersama buku- buku kelas yang lain di pojokan dekat mejanya. Tapi apa yang gue terjadi? Gue nggak pernah ketemu Pak guru sampai UAS.  *Shiiitttt!! *tendang bola *gol.