Saturday, December 27, 2014

Apa Kabar Patrick Si Bintang?

Satu kata buat Patrick.  Menjengkelkan. Hampir di setiap episode kayak gitu. Haha. Saya yang nonton saja dari TV merasa kesal. Apalagi makhluk laut yang selalu di dekatnya pasti sering merasakan hal ini. Terutama Tuan Squidward. 
Kelelahan tuan Squidward


Patrick si bintang tinggal di bawah batu cokelat setengah lingkaran dengan antena di atasnya. Di 120 Conch Street, Bikini Bottom, Samudra Pasifik. Saya sering takjub dengan isi rumahnya. Kadang yang ada hanya tv dan kursi, kadang perabotannya lengkap. Dengan terbuat dari pasir tentunya.

Kegiatan sehari- hari Patrick..

tidak tentu..

Saturday, December 20, 2014

Cover Buku dan Gaya Bahasa, Seberapa Pentingkah?


Mungkin cover buku ga begitu penting kalau nama pengarangnya sudah akrab dikepalamu. Atau pengarangnya yang sudah tidak diragukan lagi namanya dalam dunia penulisan. Bahkan jika covernya jelek sekalipun kamu tetap beli. Apalagi kalau kamu penggemar beratnya. Kamu mungkin sudah gelap mata akan covernya yang jelek. "Ah, yang penting isinya" pikirmu.

Tapi bagi orang yang sekedar mencari dan melihat- lihat, cover bukunya lah yang paling menarik perhatianmu. Atau judulnya?

Saturday, December 13, 2014

The Magic. Satu Kata Merubah Segalanya.

Buku karangan Rhonda Byrne ini ada sekuelnya. Yang pertama The Secret, The Power, The magic dan Hero. Seperti judulnya, saya akan membahas The Magic ini. 
The Magic mengajarkan bagaimana jika kita bersyukur, hal- hal yang kita syukuri akan bertambah. Simpel memang. Tapi kita sering lupa. Berterima kasih karena sudah diberi uang dan ditolong bukan rasa syukur yang sebenarnya.

Cara kerjanya begini, kita menulis 10 hal yang tiap pagi apa yang kita syukuri hari ini. Seperti:


1. Saya sangat bersyukur atas cuaca yang hujan pagi ini sehingga sekolahku tidak upacara.

Wednesday, December 10, 2014

Pagi yang Rumit

Pagi itu saya sedang buru- buru keluar rumah. Jam delapan sudah harus tinggalkan rumah supaya tidak terlambat. Mana jilbab belum ku setrika, rumah belum disapu, makanan belum siap. Saya jadi bingung mau kerjakan yang mana dulu. Alhasil kebanyakan mondar- mandirnya.
Saat sedang mondar- mandir, adekku yang kelas 3 SD duduk dengan buku terbuka di depannya. Saya curiga di sedang kerja pr.

"Baru mau kerja pr?"

dia mengangguk.

"Kak tolong gambarkan ini"

"Yeah, kenapa baru pagi di kerjakan? Tadi malam kan cuma nonton On The Spot? Tadi malam kakak juga cuma duduk- duduk ngga ada kerjaan. Kalau punya pr kerjakan memang malamnya dek. Kalau sudah begini kan repot. Coba yang mana mau digambar?"

Dia menunjuk gambar- gambar orang yang sedang bersenda gurau di masjid, menuju ke masjid, membuang sampah sembarangan, belajar di kelas, belajar di rumah.

"Ini semua?"

Dia cengengesan.

Yassalam.

Adekku tau seberapa kepepetnya saya, pasti dia dibantu. Dasar bocah.

Saya mulai menggambar. Mataku berganti- gantian menatap buku cetak, buku tulis dan jam. Pr adekku sukses ku kerjakan pas jam 8. Dan pekerjaanku yang selesai hanya menyetrika jilbab. Oh, great! Dan pr nya ternyata ga diperiksa, btw.

Saturday, December 6, 2014

Susahnya Cari Kerja Pasca SMA

Malam jam 20:15 saat sedang seru- serunya nonton one piece,
hapeku berbunyi. Hapeku yang sehari- harinya hanya diisi oleh promo t-sel, tiba-tiba mengeluarkan lagu indah. Saya sempat lupa nada dering sendiri. Soalnya terakhir kali hapeku berdering pada era ratu Elizabeth II memerintah.

"Halo?"

"Halo, oi"

Dimulailah percakapan dua perempuan berbeda tempat melalui hape. Ada niat mau tulis percakapan telepon ini, tapi panjang banget. Bisa- bisa mengalahkan cerita 1001 malam.
Pembicaraan awal mengenai rencana kumpul-kumpul, kabar teman- teman sekarang, eh tau- tau merembes ke dunia kuliah dan kerja. Temanku ini sedang bingung karena sudah kirim lamaran kerja ke sana ke mari tapi ga ada satu pun panggilan wawancara. Dia juga buka OL shop tapi ga lancar. Saat ku tanya apa dia mau kuliah tahun depan, dia sempat terdiam dan terjadi hening yang panjang sebelum akhirnya dia menjawab.

Kira- Kira

Ada ga ya orang yang mau ku ajak kirim surat lewat botol?

Wednesday, December 3, 2014

Tolong Jariku Kesemutan!

Kisah ini adalah sekuel dari Tolong Jariku Tidak Mau Berhenti.

Beberapa hari terakhir ini  jempol tangan kananku, kesemutan. Oke, ini hal yang normal jika hanya terjadi sesaat dan akan hilang kalo ku goyang- goyangkan. Tapi jariku sudah berhari- hari kayak gini. Kira- kira sudah ada seminggu.

Kenapa ya?