Friday, November 20, 2015

Kalau Boneka Binatang?

cat:



*Mata kuliah menggambar bentuk*


Dosen : Baiklah hari ini kita menggambar objek. Objeknya benda dulu. Bagusnya sih benda kesayangan. Sampai disini ada yang mau bertanya?

Mahasiswa 1 : *angkat tangan* Binatang bisa pak?

Dosen           : Benda dulu.

Mahasiswa 1 : *angkat tangan lagi* Kalau boneka binatang bisa pak?


Sang dosen dan mahasiswa pun sama-sama berpikir keras.


Sumber gambar : white-vanilla.tumblr.com

Monday, October 12, 2015

Gara-gara Mengejar Bus

         Minggu lalu, tepatnya hari Jumat. Jurusanku mengadakan baksos sebagai rasa syukur karena pengukuhan HIMADEGRA sukses dilaksanakan di Pantai Bira. Tapi tidak semua pergi juga, hanya yang mau saja. Di kelasku yang ikut hanya tujuh, dengan saya.
Acara baksos-nya hanya sampai tigaan. Trus teman-teman dan seniorku pada mau balik ke kampus. Sebenarnya malas juga balik. Kayak, ngapain gitu balik sudah ga ada kegiatan. Tapi berhubung saya hanya menumpang, saya ngikut.

Sementara perjalanan balik ke kampus, tiba-tiba ada bus kota lewat. Fandy nyelutuk "Pengen naik ini deh"
"Eh, ayo!"
"Ha?"
"Iya, ayo! Motornya parkir disini saja"
"Ha?!" dia tambah kaget. Tapi ujung-ujungnya tetap parkir.
Saat sedang berjalan cepat menuju halte, busnya langsung jalan.

IH.

Monday, September 28, 2015

BUTUH LAPTOP.

Saya butuh laptop. Sangat-sangat butuh. Kuliahku sudah dua minggu berlalu dan sebagian besar menggunakan laptop. Terutama untuk menjalankan aplikasi macam Adobe Ilustrator. Dua minggu ini (khusus di hari Senin) kami berfokus pada pembuatan logo. Karena saya belum menguasai Adobe Ilustrator, saya jadi..katakanlah malas dipelajaran itu. Untungnya ada lab. kampus. Jadi buat yang ngga bawa di mata kuliah itu bisa make. 

Saya sudah mengajukan proposal ke orangtuku agar dipinjamkan uang untuk beli laptop. Bahkan saya sudah janji bakal nyicil sendiri kreditnya. Tapi tetap belum bisa. Jadi ayahku mengambil keputusan untuk meminjamkan laptopnya yang windows xp itu untukku. Oke, ralat. Maksudku, windows 7 (laptop ini sudah seminggu yang lalu di upgrade). 

Dan saya masih belum mau membawanya ke kampus. 

Ada dua faktor. Pertama, kipas dalam laptopnya rusak. Jadi kalau dinyalakan menimbulkan suara helikopter. Yang seakan-akan seluruh kerangka laptop itu akan lepas satu per satu. Berhubung ini laptop lama, jadi kipasnya sudah tidak dijual. Kecuali kalau ada laptop sejenis ini yang rusak, bisalah kipasnya diambil. Tapi saya sangsi, laptop ini masih ada kembarannya.

Faktor kedua, baterainya bocor. Jadi harus nyari colokan.

Kedengarannya saya terlalu banyak alasan untuk memulai. Ya, memang. Untuk itu saya sering meminjam laptop temanku. Selama dia belum atau tidak pakai.

Monday, September 7, 2015

Wajah Unik Nate Ruess

Benar satu dari sekian hal unik di dunia ini adalah struktur wajah Nate Ruess (vokalis FUN.). Awalnya saya tidak bisa menggambarkan kata-kata yang tepat untuk Nate Ruess. Struktur wajahnya terlalu berbeda dengan struktur wajah manusia zaman sekarang. Saat saya mendiskusikan Nate dengan adikku, ternyata dia juga merasakan hal yang sama. Setelah berbulan-bulan bahkan tahunan sejak lagu Some Nights rilis, sekarang saya sudah menemukan kata yang tepat untuk Nate Ruess setelah menonton film horror The Others yang berlatar belakang era Victoria.Emoji36 by Emoji-icon


Saturday, August 29, 2015

Medium, Everyone’s stories and ideas

Sudah di penghujung Agustus dan blog ini semakin tidak terurus. Saya juga bingung kenapa jadi malas nge-blog lagi. Kegiatan sehari-hari tidak ada yang betul-betul istimewa. Kegiatan yang nyaris sama setiap harinya. Tadinya saya mau memposting ulasan tentang film Jepang berjudul Blue Spring Ride sama novel klasik Wuthering Heights. Tapi ga sekarang. Mungkin nanti kalau menjelang akhir tahun :p

Hari Senin saya akan diospek. Tapi eforia tentang ospek, kuliah dan perasaan menjadi mahasiswa baru tidak semenggebu-gebu bulan-bulan lalu. Di kampus itu juga, saya baru tahu bahwa hanya saya, satu-satunya dari SMA ku sendiri. Baguslah, saya jadi bisa memulai hidup baru dengan orang-orang yang baru tanpa pernah ada 'cap' yang diberikan untukku. Perasaan ingin bersama-sama teman dekat SMA juga sudah hilang. Tahu lah kalau baru lulus pinginnya sama-sama terus. Sekarang lebih ke arah, ya sudahlah. Urus diri masing-masing saja. Lagian saya juga dari bulan-bulan lalu mulai jalan sendiri (Ke Gramedia, ke Kaori, makan di pinggir jalan, ke Toserba). 

Sebenarnya saya sering menulis di Medium sih..*Tiba-tiba tidak nyambung

Sunday, August 9, 2015

Salah Pesan

Ketika itu saya, adikku (kelas 3 SD) dan Nabila jalan ke MP. Rutenya seperti biasa dari gramedia, makan, lihat-lihat trus pulang. Tempat makan yang kami inginkan rata-rata penuh. Sedangkan kalau mau nyebrang ke arah Carrefour jaraknya jauh. Akhirnya saya mengusulkan di Texas, meski Nabila terlihat enggan. Katanya karena kekanak-kanakan mungkin karena ada arena bermainnya.

Saya dan Nabila lalu berdebat (kami selalu mempermasalahkan hal se-sepele ini, bahkan untuk nonton di bioskop) siapa yang akan antri untuk memesan. Karena tidak ada yang mau mengalah kita antri bersama. Bertiga dengan adikku.

Sampai di depan mba-mba nya, kami memesan paket hemat. Tapi ternyata ada tulisan kecil di bawah gambarnya, hanya berlaku sampai hari Jumat. Mba-nya lalu menawarkan paket hemat lain.
*Saya kode alis ke Nabila*
*Nabila melihat ke atas*

yang berarti setuju.

"Iya, Mba. Yang itu"
"Oke. Paket blablabla nya tiga ya"

Lalu, Mba-nya pun menyusun nampan berisi nasi+ayam (normal)+... mr jussie.

Wednesday, July 15, 2015

Gagal di SBMPTN Kedua


Saya mulai belajar SBMPTN tanggal 4 April. Untuk alumni sepertiku, itu sudah termasuk terlambat. Seharusnya saya mulai belajar sejak tahun lalu Desember 2014 lah. Tapi keinginan untuk mempelajari kembali materi SBMPTN baru mucul di bulan Maret 2015! Entah setan apa yang merasuki ku. Sebab sebelum bulan April tiap buka materinya tuh, bawaannya ngatuk dan nguap-nguap terus. Mungkin karena saya belajar dan berjuangnya sudah sendirian. Tahun lalu kan masih pada terhubung sama teman-teman, berbagi informasi-informasi, ada teman cerita. Meski teman-teman baikku sering menyemangati, tetap terasa berbeda. Saya merasa seperti ditinggalkan sementara mereka terus melaju bersama.

Tanggal 4 April saya sudah belajar serius walau frekuensi antara ngatuk-nguap-nguap berbanding lurus dengan materi yang saya baca per-halaman. Saya pun memutuskan bangun tiap jam dua pagi untuk shalat malam trus belajar sampai subuh sambil memutar instrumental di youtube, enak belajar jam segitu. Tenang dan Sunyi, saking sunyinya suara jam dinding saja terdengar sangat jelas. Lalu saya kembali belajar pukul 08-10.00.
Pukul 14.00-18.00.
Pukul 07.30-22.00
Pukul 02.30-05.00
Begitu setiap harinya sampai H-7 SBMPTN tanggal 9 Juni. 

Thursday, June 25, 2015

Lagu Country yang Bagus (Part II)

Ternyata mencari lagu country susah-susah gampang. Walau ada youtube, tapi saya punya kebiasaan tidak sabar untuk mendengarkan lagu yang baru pertama kali saya putar sampai selesai. Maka dari itu saya tidak sanggup update tiap bulan seperti yang saya janjikan dulu.

Di Indonesia sendiri punya penyanyi country yaitu Tantowi Yahya. Dia juga yang mendirikan CMCI (Country Musik Club Indonesia) sekitar tahun 2003, pernah punya acara di TVRI dan Metro TV juga untuk musik ini. Namun, semenjak mencalonkan diri menjadi anggota DPR di tahun 2009, fokusnya sudah pindah. Lagunya yang bagus apa ya.. hmm.. tidak ada sih menurutku. Biasa saja. Mungkin karena dia lebih ke arah ballad. Sedangkan saya lebih suka yang bertempo cepat (allegro ya?)

1. It is What It is by Nick Santino
Setelah memilih untuk bersolo karier Nick sudah mempunyai empat album. Dan lagu ini ada di dalam albumnya yang ketiga Big Skies (2014). Oh iya, jangan sampai tertipu dengan cover albumnya yang begitu country karena lagu selain It is What It is, lebih ke arah pop. Lagu ini bercerita tentangnya sewaktu ia masih kecil, bagaimana ia ingin menjadi seorang astronot, pemain sirkus serta Robin Hood. Dan ia selalu mendapatkan 'pelajaran' atas cita-citanya tersebut. 
Tapi saya masih penasaran, kira-kira suara perempuan yang menjadi suara dua di lagu ini siapa ya? Sama penasarannya dengan suara dua di On a Lonely Night semasa di ARTTM dulu 

The truth is I'm a boy just tryin' to become a man
And I'm not sure what I've got ahead of this
But I'm thankful for the hand this life has dealt in front of me
And what happens next, well it is what it is

Saturday, June 20, 2015

Tragedi Durian Mix Fanta

Dari kecil kakakku sudah tidak suka durian. Dia benci aromanya, isinya atau yang berhubungan dengan rasa durian.

Suatu ketika saat sedang musim durian, keluargaku mendapat sekarung durian dari kampung. Tentu saja semua ikut makan kecuali kakakku. Dia yang sedari tadi berada di kamarnya, keluar karena mencium aroma durian. Dia terlihat mau mencoba juga dan setelah menimbang-nimbang memilih untuk ikutan makan. Saat sementara makan, ia haus lalu teringat akan fanta bekunya yang ada di freezer. 

Dia pun mengambilnya dan langsung minum dari fanta botol berukuran kecil itu. Tidak lama dia bilang kalau perutnya panas dan serasa di aduk-aduk. Waktu itu saya cuek karena kakakku sering sakit perut, hampir tiap hari.

Kami pun kembali ke kamar masing-masing. Saat saya melewati kamarnya yang setengah terbuka, dia berdiri sementara tangannya terjulur seperti mencari pegangan.

Spontan saya menoleh dan apa yang terjadi? Kakakku langsung muntah (akibat durian yang bersifat panas bertemu dengan soda). Saya tidak tahu apa dia muntah darah atau tidak karena fanta juga berwarna merah. 

Dia tidak dibawa ke rumah sakit atau ke dokter. Karena keluargaku tidak ada yang tau kalau dia habis minum fanta setelah makan durian. Keluargaku berpikir kalau dia muntah karena hanya makan durian. Waktu itu saya juga tidak tau, bahaya yang ditimbulkan akibat makan durian lalu minum fanta. Jadi saya juga berpikir kalau dia muntah akibat durian.

Ini terjadi sekitar tahun 2008. Saya tiba-tiba teringat kejadian ini gara-gara membaca sebuah berita online. Seseorang yang meinggal akibat makan durian lalu minum coca cola.

Oh, satu hal lagi, jangan pernah makan semangka lalu makan gula merah atau sebaliknya. Jangan pernah. Selamanya jangan. Pokoknya jangan.

Thursday, June 11, 2015

Salah Duga

*berjalan bertiga disekitar kompleks : Saya, adik sepupuku dan tanteku

Ibu Tetangga : Itu siapa, bu? *menyapa sambil menyiram bunga
Tante            : Oh, ini keponakan.
Ibu Tetangga : Ga sekolah?
Tante            : Baru lulus, bu. Jadi diajak main ke sini
Ibu Tetangga : Sudah mendaftar? Sekolah disini aja
Tante            : Ini sudah lulus kok, bu
Ibu Tetangga : Lulus..? *menunggu jawaban
Tante            : Lulus SMA..
Ibu Tetangga : Oalah.. saya kira baru lulus SMP. Badannya kecil ya *liatin dari atas sampai bawah
Saya              : *melihat awan sambil berpura-pura tidak mendengar

((dengarnya antara senang dan sedih))


(cerita tahun lalu waktu umurku delapan belas, di bulan Agustus ketika saya main ke rumah tanteku.)

Monday, April 27, 2015

Kakek! Apa Kabar?

     Setelah lima belas tahun kakek pergi, cucumu yang kedua ini sudah lupa rasanya punya kakek. Apakah rasanya sama seperti memiliki nenek? Waktu itu, umurku masih lima tahun. Belum mengingat banyak hal. Jika melihat foto kakek, aku merasa struktur wajah kakek tegas seperti Sherlock Holmes tapi versi lembutnya. Hehe.

     Jika aku membaca buku sejarah, kadang aku bertanya-tanya apa kakek bisa menjelaskan keadaan zaman dulu lebih rinci dibandingkan buku dan guruku?

     Tentang keadaan Indonesia sebelum merdeka gitu. Pasti seru campur menegangkan. Apa rasanya sama seperti main game perang yang sering ku mainkan?

     Bagaimana dengan musik zaman dulu? Kakek punya lagu kesukaan?
     Apa?
     Country Roads?
     Ya ampun, aku juga suka lagu itu terutama bagian reff terakhirnya. Ternyata selera kita sama.

Friday, April 24, 2015

Turunkan Harga Angkot Ya? Ya?

          Akhir-akhir ini saya sudah jarang nonton tv. Lebih sering dengar radio sih. Nonton Stand Up Comedy saja, sudah tidak segencar dulu. Yak, SUCI tahun ini ga semenarik SUCI 3 dan SUCI 4.
Oh iya, sore tadi saya baru tahu kalau hari ini, Hari Angkutan Nasional. Setelah sekian tahun jadi penumpang tetap angkot.
Jadi gini, saya belum bisa naik motor dan belum punya kendaraan pribadi. Kendaraan pribadi satu-satuku adalah sepeda warisan turun-temurun. Selain itu sisanya diantar ayah, naik angkot, naik bentor dan jalan kaki.

Ku kasih tahu satu hal ya, tarif angkot di Makassar mahal.
((MAHAL))

Wednesday, April 15, 2015

Boleh Cuci Kaus Kaki?

Di suatu pagi..

Adik (10 tahun) : Bang, kalau saya cuci kaus kaki, kering nda?
Saya : Tidaklah. Mana bisa kering.
Adik : Tapi, saya kan masuknya siang
Saya : Iya, tapi kalau mataharinya kek gini, nda kering lah.
Adik : Kan dimasukkan ke mesin cuci.
Saya : Iya, tapi tidak bakal kering. Terutama bagian karetnya.
Adik : Tapi, kalau..
Saya : YA SUDAH, KALAU YAKIN BAKAL KERING CUCI SAJA. KENAPA MESTI TANYA-TANYA.
Adik : Ih, marah. Ya sudah, pakai kaus kaki yang satunya saja.

(GGRRRR)

Hati-Hati Naik Angkot. Apalagi Sendiri.


Ketika saya pergi les malam, saya punya pengalaman yang cukup membuatku was-was. Ceritanya begini.

Jarak dari rumah ke tempat les, sekitar tiga puluh menit. Tapi karena saya sedang di rumah tanteku, jaraknya bertambah menjadi 45 menit. Silahkan di total semuanya. Ya, lumayan bisa tidur atau baca buku dulu lah. Seperti hari-hari kemarin, saya berangkatnya 17:30 kemudian turun di tempat akhir pemberhentian angkot. Bisa dikatakan saya adalah penumpang pertama dan terakhirnya, meski ada beberapa penumpang yang naik turun juga. Namun tidak jadi masalah karena angkot yang kunaiki adalah angkot kampus. Sejauh pengalamanku, semua sopirnya baik dalam artian tidak ada yang aneh-aneh.

Setelah sampai, saya menyebrang. Salah satu kegiatan yang perlu meningkatkan ketajaman mata dan insting. Apalagi jalanan sedang padat-padatnya. Jam pulang kantor kan.

Tuesday, April 7, 2015

Lain Kali Jangan Bawa Uang Pas-pasan

Seumur-umur saya belum pernah ke bank sendirian. Palingan saya menemani atau nitip transferan lewat orangtua atau kakak kalau ada keperluan. Norak bukan?

Pagi ini, karena ada urusan yang sudah mendesak (karena ditunda dari kemarin-kemarin). Saya ke bank yang ada di dekat rumah. Jaraknya sepuluh menit jalan kaki kalau jalannya sambil lihat pemandangan. Kali ini perginya sendiri, orang rumah sedang pada sibuk. Tapi saya sudah diaajarin kalau mau nyetor caranya begini dan begitu. Kecuali satu hal.

Supaya antrinya ga lama, saya perginya jam delapan. Dan beruntungnya memang sedang sepi. Saya dapat nomor antrian ke sepuluh dan sekarang sudah nomor antri kelima. Sambil menunggu, saya membaca buku. Karena hapeku ga ada aplikasi yang menariknya.

Setelah membaca tiga cerita, nomorku dipanggil. Saya maju dan semuanya berjalan normal seperti orang-orang sebelumku. Sampai saat mba-mba itu mengatakan;

Saturday, March 21, 2015

Lagu Barat Jadul yang Bagus (Part I)

Saat ini saya sedang bosan dengan lagu-lagu pop populer yang dimana-mana semua orang pada puter. Di pusat perbelanjaan, radio, orang rumah, tetangga, tetangganya tetangga. Dari yang biasa saja dengernya, lama-lama muak juga.
            Entah hanya saya yang merasakan atau orang lain juga, saya merasakan hal yang berbeda saat mendengar lagu-lagu zaman dulu. Liriknya sederhana namun bermakna dalam. Musiknya masih alat-alat musik yang sederhana juga. Jadi, rasanya lebih adem.
            Nah, bagaimana kalau kita ke era zaman pak pos sangat diidolakan masyarakat? Dan apple hanyalah masih sebuah nama buah. Dimulai dari diva yang dikenal semua orang.

1. Greatest Love of All by Whitney Houston
Saat mendengar lagu yang rilis era 1986 ini, saya langsung sukaaa sekali. Mulai dari musiknya sampai liriknya dan video clipnya juga. Lagunya bermakna motivasi dan lumayan bikin merinding saking bagusnya.
I decided long ago, never to walk in anyone’s shadows
If I fail, if I succeed
At least I’ll live as I believe
No matter what they take from me
They can’t take away my dignity
Because the greatest love of all
Inside of me
The greatest love of all
Is easy to achieve
Learning to love yourself
It is the greates love of all 

Tuesday, March 17, 2015

Fals

Umi : *sedang nonton tv*

Saya : *menyanyi Whataya Want from Me nya Adam Lambert* WHATAYA WANT FROM MEE, WHATAYA WANT FROM MEEE

Umi : Ya?

Saya : Ya, kenapa mi?

Umi : Kenapa tadi panggil?

Saya : He? Siapa, mi?

Umi : Tadi?

Wednesday, March 11, 2015

Ternyata

*Naik sepeda di jalan dekat rumah*

PIIIIPPP PIIIPP PIIIPPP *klakson mobil*

Saya : *sambil menepi dan memaki dalam hati* Sialan ni mobil. Mobilnya mobil biasa lagi. Coba kalau ford atau lamborgini. Boleh klakson-klakson, saya kan nyaris masuk got besar karena panik. Mana sepedaan sudah paling pinggir lagi. Mobil kampret. Semoga bannya kempes deh.

*Mobil itu pun lewat*

*Saya lihat ke arah pengemudi*

*Bersiap memberikan tatapan penuh kemarahan*

*Namun tatapan penuh kemarahan itu seketika berubah menjadi sebuah senyuman. Sebab pengemudi itu ternyata om ku sendiri.*

Saturday, March 7, 2015

Siapa yang Memutar Musik?

*Jam 20.00 WITA, download soundtrack ending Diary of Wimpy Kids di hape*

Tiga jam kemudian..

Jam 23: 45

Bersiap untuk tidur. Setelah browsingan lewat hape, saya meninggalkan hapeku di lantai dan bergegas ke kamar mandi untuk sikat gigi. Baru beberapa langkah, hapeku bunyi.

I don't wanna waste my time again
By getting crazy
With so called friends
Cuz they don't know me 

Saya menajamkan pendengaran.

Wednesday, March 4, 2015

Nomor Kesukaan.

Di SMA kelas 11, saya dan Tami menulis nomor kesukaan di sudut atas meja.

*Saya tulis nomor 18*

*Tami tulis nomor 29*

*Seorang teman melihat angka tersebut*

Teman : Ini nomor apa?

Tami : *tersipu malu* Tanggal jadianku. Hehe

Teman : Kalau kau? *bertanya ke saya*

Saya : *tersipu malu* nomor urut absen. Hehe


((Malunya beda))

Saturday, February 28, 2015

SUCI, Jogja dan Cinta Beda Agama


Kemarin malam, Amri anak yang alaynya natural itu, ngirim foto comica SUCI yang akan manggung di Makassar tanggal 1 Maret nanti. Ajakin nonton, tapi fotonya aja yang dikirim. Tiketnya engga. Sudah pasti saya ga bisa datanglah. Saya lagi ga punya uang. Beli batu cincin saja susah~
 Sudah dua kali saya melewatkan SUCI secara live. Hiks. Harga tiketnya ga mahal sih kalau saya punya uang. Tapi nonton di tv sudah cukuplah. 

-------

Oiya kemarin siang, temanku Nabila datang mengadakan kunjungan. Akhirnya setelah berminggu-minggu, dia muncul ke permukaan juga. Kita ngobrol panjang lebar tapi bukan gosip kok. Lebih ke arah kehidupannya di kampus, cerita geng motor, penjambretan dan SBMPTNku. Trus liburan tahun baru ini, dia ke Jogja. Ciee ga bilang-bilang karena takut saya nitip oleh-oleh. Tapi ternyata, saya dibawakan baju kaos yang kembar sama dia. Mayan, nambah baju rumah. Saya jarang dibelikan baju rumah soalnya. Karena baju rumah yang ku beli kelas 1 SMP, masih muat masa. Jadi ragu dengan pertumbuhanku nih. 

--------

Dulu, saya sempat heran dengan orang yang punya pacar beda agama. Maksudku kalau sudah tau beda agama, ya jangan diterusin lah. Ternyata eh ternyata, ngomong gampang ya. Karena saya lagi tertarik dengan pria beda agama. Dari awal saya sudah tau kalau dia Kristen, tau darimana? Dari namanya dong dan informasi dari umiku. Dia itu teman ayahku, tapi bukan om-om kok. Sungguh. Masih 20an.

Thursday, February 19, 2015

Subuh atau Malam?

*Waktu SMP*

*Tidur sore. Bangun jam 6*

Saya : *Masih dalam keadaan setengah sadar* Umi, ini subuh atau malam?

Kakak : Subuh.

Beberapa menit kemudian..

Saya : Mi, kenapa masih gelap padahal sudah jam 6 lewat?

Umi : Ini malam kan

Saya : Katanya kak qilah subuh.

Umi : Malam nak..

((Mau aja di begoin sama kakak sendiri.))

Wednesday, February 11, 2015

Ringan

*Saya naik di motor*

Beberapa jam kemudian...

Saya  : Tante, kok belum jalan?

Tante : Oh, sudah naik toh?

Saya  : Yaelah, dari tadiiii

Tante : Ga kerasa soalnya.

((Seringan itukah diriku))

Friday, February 6, 2015

E-book Vs Paper Book


Kamu lebih suka baca buku lewat ebook atau buku fisiknya?

Saya yakin para penggemar berat baca buku, pada jawab buku fisik. Meski ebook lebih praktis, tinggal download-baca di hape atau tab (sekarang siapa sih, yang kemana-mana ga bawa gadget?) dibanding menjinjing atau memegang buku dengan resiko berat dan kelupaan di suatu tempat. Namun setidaknya membawa buku lebih keren ketimbang gadget dan lebih aman dari para penjambret. Ga ada cerita kriminal kan, seseorang menjambret buku? Dan ada banyak perasaan sewaktu kita membaca buku fisik yang tidak kita dapatkan di ebook.

 Seperti menghirup dalam-dalam aroma buku sebelum dibaca?
Membaca nama-nama yang ikut berpartisipasi dalam buku? Siapa yang menerjemahkan, editor, desain sampul, tahun pertama terbit yang versi originalnya (jika buku terjemahan) serta cetakan ke berapa?
Merasakan lembaran-lembaran buku? Ada yang halus, kasar, kertasnya ringan.
Buku yang dipersembahkan untuk siapa?
Ada lho, orang yang kayak gini.

Thursday, February 5, 2015

Suka Nanya.

*Saya lagi goreng telur*

Kakak : Bikin apa? *melihat ke wajan

Saya   : *Diam*

Kakak : Ih, ditanya diam.

Saya   : Kan bisa lihaaatt. Lagian kalau saya jawabnya martabak, pasti kakak bilang 'martabak apanya? Itu telur'

Pertanyaan yang seharusnya hanya dijawab dengan satu kata, dijawab menjadi kalimat yang panjang.

Akupun merasa lelah.

Monday, January 19, 2015

Sayounara Social Media!

      

Rencana di tahun 2015, ku usahakan agar setiap Minggu mengupdate tulisan di blog ini. Tapi tiap ada tulisanku yang sudah jadi, ku hapus. Begitu seterusnya sampai sekarang. 
Sebenarnya saya sendiri juga bingung mau nulis apa. Keseharianku sama saja sih dari hari ke hari. Ga ada yang spesial kecuali indomie rasa baru di Indomaret.
Oh ya, sudah dua minggu akun facebookku sudah ku tutup. Hanya sementara saja sih. Sampai saya punya kepentingan untuk buka lagi. Saya menutupnya gara-gara ketagihan buka fanpage Meme Comic Indonesia. Habis lucu sih. Trus saya sering baca-baca beranda yang isinya ga begitu penting-penting amat. Main ke fanpage Doraemon Hari Ini, Nicholas Sparks, Brad Paisley, Monkey Majik, Chat... Yah begitulah, waktuku banyak yang habis di situ. 

Friday, January 2, 2015

Lagu Country yang Bagus (Part I)

Buat kamu yang suka genre musik ini, merasa sering kesulitan ga cari lagu-lagu bagus? Saya sih iya. Palingan yang ku tau hanya itu-ituuu saja. Bukannya bosan, tapi gimandang dong kalo penyanyi favorit rilis album sekali setahun atau sesuai mood saja?
Trus mana yang bahas genre musik ini dikit banget lagi. Mungkin karena peminatnya sedikit dibandingkan pop. Yaiyalah~
Kedepannya saya akan merekomandasikan lagu-lagu yang bagus. Janji. Kalau saya bohong, sumpah, saya akan janji lagi.
Langsung dengar sajalah ya~

1. That Song in My Head by Julianne Hough
Pernah nonton film Safe Haven? Belum? Saya punya filmnya lho~ Yang nyanyi ini Julianne Hough yang jadi Katie di film tersebut. Lagu ini rilis tahun 2008. Kira-kira saya kelas 7 deh. Ga nyangka juga ternyata dia penyayi country dan suaranya juga bagus. Kalau kamu lihat video clipnya (lokasinya berada di dermaga) rambut Julianne masih panjang dan berombak. Beda dengan sekarang. Ya ampun tentu saja, itu kan lagu tahun 2008 -_-) tapi, pas ku cari lagu terbarunya ga ada lagi. Itu album pertama dan terakhirnya. Apakah dia sudah beralih ke genre pop? Seperti.. ah, sudahlah.

Tempo lagu: speed