Sunday, February 26, 2017

Berteman dengan Fandy

Berteman dengan Fandy banyak memberiku pengalaman baru dan asik. Seperti nonton konser punk atau diajak main ke tempat nongkrongnya dulu waktu masih sekolah.

Waktu Fandy mau janjian ketemu sama temannya di sebuah konser punk yang cukup besar. Sampai disana, ada banyaakk sekali orang yang rambutnya berduri-duri, di cat, celananya robek-robek atau make baju tengkorak. Saya jadi penasaran pingin pegang rambutnya yang berduri-duri itu.

"Itu rambutnya dipakai apa? Hairspray?"
"Hahaha bukan lah. Makenya lem fox!"

Wow. Saya terdiam takjub.

"Mau coba pegang? Kalau mau saya panggilkan"
"Uh? Nda usah kayaknya"
"Rambutnya Fian pernah dikasih begitu"
"Masa?"
Fian itu teman kecilnya Fandy sekaligus teman main bandnya.

Monday, February 6, 2017

Lepuhan di Tanganku

Sewaktu menunggu hasul print di sekret, saya ngobrol sambil main korek. Bakar- bakar tutup aqua gelas plastik gitu kan, nah pas apinya sudah mau sampai di tanganku, saya langsung kibas ke atas. Pikiranku, apinya bakal ikut hilang kayak kalau saya bakar tisu atau kertas. Tapi yang terjadi karena yang ku bakar itu plastik, lelehan panasnya malah jatuh dan nempel di tangaku. Di kedua jempolku. Sontak, saya teriak keras sekali. Teman- teman pada nanyain kenapa. Saat tau apa yang terjadi, mereka memandangku dengan tatapan tidak percaya.

Saya sendiri juga tidak percaya.

Ku kira jika kita sudah berusia 21 tahun, kita tidak akan melakukan hal yang bodoh.