Friday, April 14, 2017

Disini (Kayaknya) Ada Setan

Sejak akhir tahun, kakakku sudah jarang pulang. Dia tetap di Makassar, cuman dia sibuk. Macam-macam kayak ngerjain penelitian untuk skripsinya, dll. Makanya dia.. umm.. cari tempat tinggal yang deket dari kampus dan untungnya dapat. Bukan kost sih, kayak dia tinggal di situ karena sudah menjadi bagian dari komunitas di tempat itu.

Otomatis kamarnya sering kosong. Bisa berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Dulu dia pulangnya seminggu sekali, lama-kelamaan sudah jarang. Diantara ruangan-ruangan di rumah, kamarnya memang sejak kita kecil jarang ada yang masuk selain dia. Karena yaa.. kakakku sering ngunci kamarnya. Pokoknya ter-privasi banget lah. Lebih tepatnya kurang suka kalau ada yang masuk-masuk ke kamarnya dia.

Kamarnya juga banyak pernak-perniknya. Dulu sekitar tahun lalu, dia punya boneka beruang yang besaaarr sekali. Hadiah dari ex-nya. Tapi sudah dikasih orang, waktu saya bilang buat saya saja, dia ga mau. Kakakku gitu, barang-barang dari ex-nya biasa dibuang, dikasih orang atau ditampung dulu di keranjang nanti dipilah-pilah. Pokoknya kakakku ini tipikal cewek-cewek kebanyakan. Yang punya banyak tas, sepatu, make up, baju juga.

Nah, biasanya kalau dia balik ke rumah hanya untuk ambil barang atau ganti baju trus cabut lagi. Karena buru-buru, seringnya dia asal letakin barang. Jadinya agak berantakan. 

Suatu hari, di rumah ada keluarga mau nginap selama dua hari gitu. Kamarku dipakai kan, jadi saya ngungi. Bisa sih gabung, cuman saya lebih suka sendiri. Jadi lah, saya ke kamarnya kakakku. 

Waktu buka pintu kamarnya, auranya sudah rada ga enak. Bawaannya gelisah terus. Dan sudah dari dulu, tiap saya tidur pasti malam pertamanya mimpi buruk yang asli kayak nyata. 

Dugaanku yang huni selama kamarnya kosong, itu makhluk halusnya laki-laki. 

Kenapa? Pernah saya tidur dan merasa ada yang tindis. Bukan ketindisan ya. Seperti ada beban berat di atas badanku. Trus dia kayak cium-cium leherku. Saya jadi setengah sadar gitu kan, pas buka mata ada sosok bayangan besar. Saya langsung menepis-nepis bayangan di depanku trus lari keluar kamar. 

Itu kejadian yang paling ekstrem menurutku. Selebihnya cuma bau-bauan, mimpi atau auranya ga enak. 

1 comment:

  1. Saya juga sering kejadian seperti itu bahkan kemarin malam rasanya saya seperti berbicara kepada satu makhluk astral. so i guess kita jangan ambil tindakan yang aneh aneh dan lebih baik mendekatkan diri kepada tuhan yang maha kuasa.

    ReplyDelete